Rabu, 07 November 2012

BUDIDAYA TANAMAN BROKOLI

                                                                  1. Cultivar .

Royal green, Delicate green,.Green king , Radiant Green , Green Jewel. Dan banyak  lagi varietasnya
2. Penyiapan benih.
Sterilisasi benih denganmerendam benih dalam larutan fungisida dengan dosis yang  dianjurkan atau dengan merendam benih dalamair panas 55 derajat celcius, selama 15 – 30 menit.
Penyeleksian benih denganmerendam biji dengan air, dimana benih yang baik
akan  tenggelam Rendam benih selama sekitar 12 jamatau sampai benih terlihat pecah agar benih cepat  berkecambah
3. Persemaian .
    Tempat persemaian
Penyemaian di bedengan.: Sebelumbedengan di buat , lahan di olah atau di cangkul      sedalam 30 cm lalu di buat bedengan /guludan dengan lebar 110 -120 cm , memanjang
Penyemaian ada dua cara  :  disebar diatas bedengan dan pakai plastic polibag.
Media semai : campuran ayakanpupuk kandang matang dan tanah halus dengan perbandigan 1 ; 2 atau 1 : 1.Masukan benih  satu – satu ke dalampolibag plastic yang
sudah di isi   media tanam sedalam 0,2 – 1,0 cm. tutuptipis dengan tanah atau pupuk kandang matang. Siram air pakai gembor penyiraman, dan terakhir tutup pakai daun pisang untuk menjaga kelembaban.Setelah tumbuhke   cambah buang penutup daun pisang.Siram pagi dan sore. Lihat kondisi tanah.
4. Persiapan lahan.
    Lahan di bersihkan dari tanaman liar dansisa – sisa akar, di cangkul atau di bajak , lalu  di buat bedengan / guludan selebar 80 – 100cm, tinggi 35 cm dengan jarak antar bedengan / guludan 40 -50 cm
Pengapuran hanya di lakukan jikaPH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dosis kapur    yang sesuai nilai PH tanah , tetapi umumnya berkisar antara 1 -2 ton / ha dalam bentuk  kalsit atau dolomit. Kapur di campurkanmerata pada saat pembuatan bedengan./ guludan. Untuk pemupukan dasar campurkan13 -18 ton / ha pupuk kandang, atau pakai campuran pupuk makro UREA 87 kg,+ ZA187 kg + TSP 311 kg + KCL 90 kg/ha (.Rekomondasi untuk tanaman Brokoli padatanah Mineral dengan tingkat kandungan P dan K sedang ).
5 . Penanaman.
Penanaman dilakukan pada bibityang sudah berumur sekitar sebulan , atau sudah mem        punyai daun 3 - 4 helai .
Jarak tanam yang di pakai adalah50 x 50 cm untuk kultivar / varietas bertajuk lebar dan 45 x 65  untuk kultivar / varietas tegak 
Waktu tanam yang baik di pagihari jam 6 – 9 dan sore hari jam 3 – 4 .Untuk satu lubang di isi satubibit.  Pemindahan secara hati – hatijangan sampai akar atau daunya rusak.
Siram  pakai air setelah selesai penanaman .
6. Pemeliharaan .
     Penyulaman.
Jika ada tanaman yang rusak ataumati , penyulaman dapat di lakukan sebelum tanaman berumur dua minggu.
      Perempelan .
Perempelan cabang dilakukanseawal mungkin supaya ukuran dan kualitas masa bu
nga yang terbentuk optimal. Segerasetelah terbentuk masa bunga ,daun – daun tua
di ikat sedemikian rupa ,sehingga masa bunga ternaungi matahari. Penutupan ini berfungsi untukmempertahankan warna bunga supaya tetap putih
Pengendalian Hama dan Penyakit.
Untuk pengendalian dapat di lakukandengan melakukan bibit yang bebas penyakit
merendam benih di air panas 50derajat celcius atau di rendam didalam fungisida
 / bakterisida selama 15 menit, sanitasi kebun, rotasi tanaman , menanam kultivar  /varietas yang tahan penyakit, menghidari tanaman dari kerusakan mekanis ataugigitan serangga, melakukansterilisasi media semai atau lahan kebun, pengapuran pada tanah
masam dan mencabut tanaman yangterserang penyakit
Untuk mencegah serangan hama penyakit penyemprotan pestisida  dilakukan walau pun belum ada gejala seranganhama.
Lakukan penyemprotan setiap 2minggu sekali
Penyiangan.
Dilakukan bersamaan denganpenggemburan tanah serta  pemupukansusulan yang ke1 yaitu  7 – 10 harisetelah tanam, 20 hari setelah tanam, 30 -35 hari setelah tanam
Penyiangan dan penggemburan dilakukan dengan hati – hati jangan terlalu dalam
agar tidak merusak akar. Padamasa akhir pertumbuhan vegetatif ( memasuki masa    pembungaan ) penyiangan di hentikan .
Pemupukan tambahan.
Pupuk susulan di berikan padaumur 1,3 ,5  minggu setelah tanam, disekeliling tanaman sejauh 10 -15 cm dari batang tanaman , lalu timbun tanah .
Dengan dosis : 
1 minggu setelah tanam  Urea / ZA 44 kg + TSP 93 kg + KCL 45 kg
 3 minggu setelah tanam  Urea / ZA 44 kg + TSP 93 kg + KCL 45 kg
 5 minggu setelah tanam  Urea / ZA 44 kg + TSP 93 kg + KCL 45 kg
per hektar. Atau  pakai pupuk majemuk NPK 150 kg – 200kg / ha.Pada minggu 
ketiga setelah tanam , tanamanjuga di semprot dengan pupuk daun yang mengandung N dan K tinngi
Penyiraman atau Pengairan .
Di lakukan seminggu 2 - 4 kali .lihat kondisi tanah. Pada fase pertumbuhan awal atau    .      pembentukan bunga , tanah harus keadaan basah terus jangan sampaikekeringan.
7. Panen dan pasca panen.
Pemanenan di lakukan saat masabunga mencapai ukuran maksimal. Umur panen antara 55 -100 hari, tergantungvarietas / kultivar tanaman.
Setelah di panen, hasil disimpandi tempat teduh untuk di lakukan sortir. Sortir di lakukan berdasarkan diameterkepala bunga yang di bagi 4 kelas yaitu :          
>30 cm , 25 – 30 cm , 20 – 25,dan 15 – 20 cm.
 Penyimpanan terbaik di ruang gelap padatemperature 20 derajat celcius, kelembaban  75 -85 % atau kamar dingindengan temperatur 4,4 derajat celcius dengan kelembaban 
 85 -95 %.

0 komentar:

Poskan Komentar